Halaman

Kamis, 13 Juni 2013

Foto Awan Unik



Ryan adalah seorang sky watcher. Ia suka mengamati langit dan ketika menemukan sesuatu yang luar biasa, ia akan mengabadikannya. Hasilnya luar biasa.

Formasi-formasi awan yang didapat oleh Ryan sendiri akan jarang kalian jumpai. Bahkan ada beberapa formasi yang belum pernah saya lihat seumur hidup.

Di Jakarta, jika kita melihat ke langit dan menemukan formasi awan yang indah, seringkali perasaan akan keagungan itu terasa kurang sempurna. Berbeda jika kita tinggal di kaki gunung yang indah. Suasana pegunungan ditambah dengan formasi awan yang unik memberikan perasaan bersyukur yang hikmat.
Lihat saja foto-foto berikut ini:

Foto berikut diambil di kota Ternate pada tanggal 8 April 2009. Awan yang luar biasa ini muncul di atas Gunung Gamalama pada pukul 05:20 pagi. Apa yang membuat kita berdecak kagum adalah kondisi awan tersebut yang diselimuti oleh cahaya terang menyilaukan.
Saya tahu, imajinasi kalian akan bergerak dengan liar. Mungkin itu bukan awan. Mungkin itu sebuah pesawat induk alien yang sedang turun menuju markasnya di dalam kawah Gunung Gamalama.

Quote:






Dalam hati, mungkin saya juga berharap kalau awan itu sebuah pesawat induk alien. Namun gumpalan awan berbentuk telur itu bukan pesawat induk, melainkan awan Lenticular atau Altocumulus Standing Lentucularis. Orang yang melihatnya memang sering mengiranya sebagai UFO.
Awan Lenticular ini memiliki bentuk seperti sebuah piringan yang unik karena dibentuk oleh pola angin pegunungan. Angin kencang yang datang dari sisi gunung akan terinterupsi dan menyebabkan tiupan angin naik ke puncak gunung. Ketika angin tersebut melampaui puncak, terbentuklah awan yang berbentuk lensa itu.

Pada beberapa kasus, awan lenticular ini bisa hanya berbentuk telur di atas gunung dan pada kasus lain ia bisa bertumpuk-tumpuk membuat lapisan-lapisan lensa seperti kue pie. Contohnya seperti awan Lenticular di atas Gunung Fuji berikut ini:









Formasi awan seperti ini juga cukup langka. Langit dipenuhi oleh awan berpola seperti sisik dan ditengahnya ada sebuah lingkaran cahaya, terlihat seperti sebuah vortex atau pintu dimana seorang malaikat akan muncul.
Awan ini gampang diidentifkasi. Polanya yang sangat unik jelas menunjukkan kalau awan ini adalah Altocumulus Translucidus.
Jika ada kata "Alto" pada nama sebuah awan, artinya awan itu berada di ketinggian menengah (6.000 - 20.000 kaki). Jika awan itu di atas 20.000 kaki, maka nama depannya adalah Cirrus. Jika berada di bawah 6.000 kaki, tidak ada nama awalan yang khusus. Namun awan dengan ketinggian ini diberi nama stratus atau cumulus, tergantung jenisnya.






Awan Altocumulus ini terbentuk dari tetesan air dan terlihat seperti bongkahan-bongkahan putih dan abu-abu yang menutupi langit. Istilah "translucidus" di nama belakangnya menunjukkan bahwa satu bagian dari langit yang dipenuhi awan itu memiliki celah yang memampukan cahaya matahari melewatinya (Translucent).

0 komentar:

Posting Komentar